IPM Spemma Gelar Lomba Mobile Legends hingga OOTD
Tren permainan olahraga yang dilakukan secara daring atau E-Sport terus berkembang mulai dari jenis hingga kreativitasnya. Salah satunya yaitu permainan mobile legends yang banyak digemari anak-anak. Untuk menjaring bakat peserta didik dalam E-Sport, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Muhamamdiyah 5 Surabaya (Spemma) menggelar lomba itu untuk memeriahkan kegiatan 17-Agustusan. Serunya adu strategi dalam pemilihan hero dan kelihaian jari-jari peserta didik dalam memainkan skill tiap hero di masing-masing timnya dapat disaksikan di tautan https://youtu.be/KhotcA5WezE. Melalui sistem permainan single elemination dan dijadikan ajang podcast dalam tiap game-nya akhirnya tim Barokah E-Sport yang terdiri dari Ihsan (IX-C), Muhammad Syah Erham Amru (IX-C), Nur Fajar A.(IX-C), Thiraffi Putra (IX-C), dan Alvitho Zhafir Irsan (IX-G) menjadi jawara pertama. Sedangkan juara kedua dan ketiga diraih oleh tim Para Poke Bersatu dan tim Bahagia di Jerman.
Selain lomba puisi tersebut, lomba poster, Outfit Of The Day (OOTD), dan mobile legends juga turut digelar untuk merayakan 17-Agustusan. "Lomba tersebut dipilih agar peserta didik dapat menyalurkan bakatnya, membentuk sikap sportif dan kompetitif, serta menjadi pribadi muslim sejati di era pandemi dengan teknologi," jelas Drs. Alim, MPdI selaku Kepala Sekolah. Beliau menambahkan seluruh lomba diadakan secara daring demi menjaga protokoler kesehatan.
"Tiap kelas wajib mengikuti maksimal dua jenis lomba," kata Zakiyah selaku ketua panitia lomba dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Spemma. Cewek yang pernah menjuarai lomba wushu tingkat nasional itu menambahkan lomba puisi, desain poster, dan OOTD digelar mulai Rabu - Sabtu (11-14/8) dengan mengumpulkan video atau foto di tautan yang telah diberikan panitia. Lomba mobile legends digelar dari babak penyisihan hingga final dimulai dari Minggu - Selasa (15-17/8). Pengumuman pemenang disampaikan melalui instagram IPM Spemma dan melalui whatsapp.
Gede Raka Pradipta Dewandaru yang menjadi pemenang jawara pertama lomba puisi SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma). Rekaman video cowok kelas VII-A itu dapat dilihat di tautan https://drive.google.com/file/d/1RwuOCzqVWABeGQrUCCiAib1k6IjLRnlH/view?usp=sharing. Intonasi pengucapan tiap kata yang lantang nan jelas, mimik wajah, dan kesesuaian tema menjadi faktor pendukung kemenangannya. Semangat yang berapi-api dalam menjelaskan maksud isi puisi yang dibawakannya juga memukau para juri. Seluruh peserta lomba puisi diwajibkan membuat tema Indonesiaku yang dibuat sendiri oleh masing-masing peserta didik. Sedangkan puisi dengan judul Negeriku Indonesia karya Kevina Atalie (VII-E) meraih posisi jawara kedua.
Merdeka di Tengah Pandemi menjadi tema lomba desain poster yang wajib dibuat oleh tiap peserta lomba. Alzena Naurah Wibisono (VIII-E) sebagai juara pertama dan Rizka Putri Pertiwi (VII-F) sebagai juara kedua memenuhi persyaratan pemenang. Ide yang orisinal, kesesuaian tema, dan konsep desain merupakan tiga faktor penilaian untuk menjadi pemenang.
Peserta didik yang suka dengan memadupadankan baju dan tampil percaya diri dengan fotonya dapat mengikuti lomba OOTD. Nuansa Indonesia menjadi tema lomba dan juri menilai dari segi keserasian pakaian, gaya foto, dan kesesuaian tema untuk menjadi pemenangnya. Raissa Putri Nugraha (VIII-B) dan Atila Farra Maheera (IX-G) menjadi jawara pertamadan kedua lomba ini. (Alimmatus Firmansyah, S.Pd.)
Meriahkan Agustusan, IPM Gelar Lomba Mobile Legens hingga OOTD

Untuk menjaring bakat peserta didik dalam E-Sport, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Muhamamdiyah 5 Surabaya (Spemma) menggelar lomba Mobile Legends untuk memeriahkan kegiatan 17 Agustusan. Serunya adu strategi dalam pemilihan hero dan kelihaian jari-jari peserta didik dalam memainkan skill tiap hero di masing-masing timnya, dapat disaksikan di tautan: https://youtu.be/KhotcA5WezE.
Melalui sistem permainan single elemination dan dijadikan ajang podcast dalam tiap game-nya, akhirnya tim Barokah E-Sport yang terdiri dari Ihsan (IX-C), Muhammad Syah Erham Amru (IX-C), Nur Fajar A.(IX-C), Thiraffi Putra (IX-C), dan Alvitho Zhafir Irsan (IX-G) menjadi jawara pertama. Sedangkan juara kedua dan ketiga diraih oleh tim Para Poke Bersatu dan tim Bahagia di Jerman.
Selain lomba itu, ada pula lomba puisi, lomba poster, hingga Outfit Of The Day (OOTD). “Lomba tersebut dipilih agar peserta didik dapat menyalurkan bakatnya, membentuk sikap sportif dan kompetitif, sehingga menjadi pribadi muslim sejati di era pandemi dengan teknologi,” jelas Drs. Alim, MPdI selaku Kepala Sekolah.
“Tiap kelas wajib mengikuti maksimal dua jenis lomba,” kata Zakiyah selaku ketua panitia lomba dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Spemma.
Perempuan yang pernah menjuarai lomba wushu tingkat nasional itu menambahkan bahwa lomba puisi, desain poster, dan OOTD digelar mulai Rabu – Sabtu (11-14/8). Para peserta diminta mengumpulkan video atau foto di tautan yang telah diberikan panitia.
“Lomba mobile legends digelar dari babak penyisihan hingga final dimulai dari Minggu – Selasa (15-17/8). Pengumuman pemenang disampaikan melalui instagram IPM Spemma dan melalui WhatsApp,” katanya.
Sementara itu, Gede Raka Pradipta Dewandaru, salah satu pemenang lomba puisi SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma). Rekaman video cowok kelas VII-A itu dapat dilihat di tautan https://drive.google.com/file/d/1RwuOCzqVWABeGQrUCCiAib1k6IjLRnlH/view?usp=sharing.

Intonasi pengucapan tiap kata yang lantang nan jelas, mimik wajah, dan kesesuaian tema menjadi faktor pendukung kemenangannya. Semangat yang berapi-api dalam menjelaskan maksud isi puisi yang dibawakannya juga memukau para juri.
Seluruh peserta lomba puisi diwajibkan membuat tema Indonesiaku yang dibuat sendiri oleh masing-masing peserta didik. Sedangkan puisi dengan judul Negeriku Indonesia karya Kevina Atalie (VII-E) meraih posisi jawara kedua.
Merdeka di Tengah Pandemi menjadi tema lomba desain poster yang wajib dibuat oleh tiap peserta lomba. Alzena Naurah Wibisono (VIII-E) sebagai juara pertama dan Rizka Putri Pertiwi (VII-F) sebagai juara kedua memenuhi persyaratan pemenang. Ide yang orisinal, kesesuaian tema, dan konsep desain merupakan tiga faktor penilaian untuk menjadi pemenang.
Peserta didik yang suka dengan memadupadankan baju dan tampil percaya diri dengan fotonya dapat mengikuti lomba OOTD. Nuansa Indonesia menjadi tema lomba dan juri menilai dari segi keserasian pakaian, gaya foto, dan kesesuaian tema untuk menjadi pemenangnya. Raissa Putri Nugraha (VIII-B) dan Atila Farra Maheera (IX-G) menjadi jawara pertama dan kedua lomba ini. (Alimmatus Firmansyah/RF)




